22 Mei 2012

Asam Manis Oranye LMSP 2012

Pendekartidar



Sudah lewat berpuluh-puluh hari yang lalu agenda tahunan Komunitas Pendekartidar.org diadakan. Sebagai salah satu orang yang ikut mengurusi, banyak asam manis yang bisa dijadikan pengalaman bukan hanya untuk persiapan dalam pengerjaan event berikutnya tetapi juga dalam hal-hal lainnya yang lebih mendetail dan rinci.

Sekalipun persiapan sudah disusun sejak 5 bulan sebelum acara digelar. Tetap saja pada kenyataannya , ada beberapa hal mayor dan lebih banyak lagi hal minor yang tak masuk perhitungan, Seperti:

1.       Sakit/ Cedera. Dalam berbagai ajang, Permasalahan kesehatan fisik ini menjadi hal yang selalu diluar perhitungan. Ketika satu personel atau tokoh kunci mengalaminya, tak banyak yang bisa dilakukan selain menunggunya sembuh.

2.       On time On Plan. Tepat waktu sesuai rencana.

3.       Jumlah Personel. 150an peserta berbanding 11 panitia itu perbandingan yang terlalu besar untuk mengatur even dan segala keperluannya.

4.       Amanah dan Tanggung jawab.

Manisnya, kali ini, cukup banyak pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini. Keberhasilan dalam membangun kerjasama dengan pihak-pihak yang vital menjadikan peserta seminar membludak dibanding tahun sebelumnya. Sehingga mampu meninggalkan kesan yang cukup baik sehingga di event-event berikutnya, Nama pendekartidar menjadi jaminan kualitas event yang bermanfaat. Semoga bisa menjadi pelajaran untuk semua. Amin.

30 April 2012

Kewirausahaan Sosial Untuk Komunitas


Social Enterpreneurship for Community
Kewirausahaan Sosial untuk Komunitas
Solo, 14-16 April 2012
Kewirausahaan Sosial adalah hasil kerja dari pengusaha sosial. Pengusaha sosial menemukan masalah sosial dan menggunakan prinsip kewirausahaan untuk mengatur, membuat, dan mengelola sebuah usaha yang mampu melakukan perubahan sosial. Ketika pengusaha bisnis seringkali tolok ukur kinerjanya adalah dari laba dan pengembalian, Pengusaha sosial berfokus dalam menciptakan manfaat sosial. Dengan demikian, tujuan utama dari kewirausaan sosial adalah untuk tahapan lanjut dari tujuan sosial dan lingkungan. Pengusaha sosial paling sering dikaitkan dengan sektor sukarela dan tidak nirlaba. Tetapi, hal ini tak menghalangi untuk mendapatkan keuntungan.
Terjemahan dari
http://en.wikipedia.org/wiki/Social_entrepreneurship
Wirausaha sosial melihat masalah sebagai peluang untuk membentuk sebuah model bisnis baru yang bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat sekitar. Hasil yang ingin dicapai bukan keuntungan materi atau kepuasan pelanggan, melainkan bagaimana gagasan yang diajukan dapat memberikan dampak baik bagi masyarakat. Mereka seperti seseorang yang menabung dalam jangka panjang karena usaha mereka memerlukan waktu dan proses yang lama untuk terlihat hasilnya.

Wirausaha sosial menjadi fenomena sangat menarik saat ini karena perbedaan-perbedaannya dengan wirausaha tradisional yang hanya fokus terhadap keuntungan materi dan kepuasan pelanggan serta signifikansinya terhadap kehidupan masyarakat. Kajian mengenai kewirausahaan sosial melibatkan berbagai ilmu pengetahuan dalam pengembangan serta praktiknya di lapangan. Lintas ilmu pengetahuan yang diadopsi kajian kewirausahaan sosial merupakan hal penting untuk menjelaskan serta membuat pemikiran-pemikiran baru.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan_sosial

Contoh nyata dari kewirausahaan sosial adalah :
  • Panti Asuhan, Koperasi, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat,
  • Rumah Cemara oleh Derajat Ginanjar Koesnadi,
  • Bank Petani oleh Masril Koto,
  • Sekolah Pedalaman oleh Butet Manurung,
  • Pelatihan Rumah Tangga oleh Lita Angraini,
  • Rumah Pelangi,
  • ICT Watch.

Di ranah online, sudah tentu Google(dot)com, Facebook(dot)com, Twitter(dot)com,Blogger(dot)com, Detik(dot)com, Kaskus(dot)us, Instagram(dot)com, dan beberapa situs layanan lain yang tak mewajibkan pengguna untuk membayar ganti atas pelayanan yang mereka berikan. Tak hanya itu, situs-situs diatas bahkan mampu memberi candu bagi sebagian besar masyarakat sehingga waktu luang untuk mengakses situs itu tak hanya menjadi selingan, tetapi menjadi kebutuhan bahkan terprioritaskan.   

Solo, Sabtu, 14 April 2012, 19.00-00.00
Event yang diadakan di solo dimulai setelah perwakilan dari tiap komunitas dijemput dari hotel menuju markas RBI (Rumah Blogger Indonesia)
Makan malam tersedia, jajanan dan dendangan musik mengiringi malam itu. Perwakilan dari tiap komunitas memperkenalkan diri dan  dikarenakan Bu Shita Laksmi dari Hivos belum hadir, maka waktu itu diisi oleh Pak Nukman Luthfi sebagai awalan tentang Sosial Enterpreneurship (Kewirausahaan Sosial).
Beberapa Quote yang sempat tertulis,
Buruknya Indonesia itu bukan karena banyak orang yang jahat, tetapi banyak orang baik yang diam.
Bagaimana uang itu untuk bicara.
Change to chance.” Kesempatan untuk mengubah
Berani merubah sistem dan mengambil resiko.
Bukan tangan diatas tangan dibawah, tetapi tangan bergandengan bersama.


Solo, Minggu 15 April 2012, 09.00-21.00, Hotel Anugerah Palace
Hotel Anugerah Palace, Solo

Saat pagi, masih oleh bapak Nukman Luthfi untuk penjabaran mengenai Sosial Enterpreneurship

Sebagian besar pengusaha masih memilih usaha yang nyata dan menggunakan metode-metode lama dalam menjalankan usahanya, salah satu contohnya, sewa ruko, pencarian tempat berlangganan. Membuka toko di pagi hari, bersih-bersih, menata barang dagangan, menunggui toko, dan menutupnya di malam hari. 

Sementara dengan pesatnya teknologi, terutama internet, pelanggan bisa datang darimana saja, dan disini, para blogger bisa berperan menjadi penghubung antara produsen dan konsumen entah dengan pemberitaan, ataupun bekerjasama membuatkan toko online untuk UKM tersebut dan melakukan pemeliharaan untuk mereka dengan pamrih yang telah disepakati sebelumnya.

Beberapa quote penting
Dont make them think.” Jangan membuat mereka berpikir
Asset, orang, skills, resources, network. Jangka panjang.
 Kadang orang merasa kesepian.
Sabar bukan kemampuan untuk menunggu, tetapi menunggu dan tetap menjadi orang baik.
Motivasi, sosial, komersial, individu atau kelompok.
 Kita tak akan tahu hasilnya kalau tak mulai.
Jangan seperti ikan dalam air.
“Dalam jangka panjang, berurusan dengan ukm melelahkan, dengan pemerintah apalagi.
“Jadi, untuk memulai usaha, jangan berpikir mengenai aturan, Lakukan saja, sehingga jika usaha kita dianggap melanggar aturan nantinya, tinggal minta maaf, memberi ganti rugi, ikuti prosedur birokrasi, dan pada akhirnya hal-hal minor akan terkoreksi dengan sendirinya.”  
Pekerjaan sama yang terus menerus itu melelahkan tetapi jika punya objektif, akan menyenangkan.


Nukman Lutfi

Paparan siang hari, oleh Didi Dugrahadi, Blonthankpoer untuk Manajemen Event

Hal yang terpenting dalam pengerjaan event itu adalah anggota team (SDM) yang Solid. Pengertian solid disini juga diartikan meluangkan waktu sebanyak-banyaknya untuk mengurus event. Semisal hanya ada 5 orang yang benar-benar komitmen, ya kelima orang ini harus solid dan mengurus segala sesuatunya. tak boleh ada keraguan akan gagal atau berhasilnya  even. Satu saja ragu, event bubar.

Dalam setiap event / acara yang diadakan, perlu diketahui akan adanya interest ( ketertarikan). Sehingga dengan ketertarikan itu mampu mengajak orang lain untuk meluangkan waktu untuk kegiatan yang mereka sukai. Karena dipercaya akan selalu ada orang lain yang punya ketertarikan yang sama. Contoh Indonesia Berkebun di Jakarta, komunitas Pelukis, komunitas pejalan kaki, Komunitas pemancing, di magelang tentu eksis Magelang Kota Tua, VOC, Stand Up Comedy, komunitas VW.

Sukses tidaknya event memang bergantung dari seberapa banyaknya orang yang datang. Jika tidak ada yang hadir, ya panitianya yang menjadi peserta. “The Show Must Go On”.

Tetapi ada yang lebih penting dalam berkomunitas. Yaitu Mapping Karakter ( Pemetaan karakter) tiap-tiap SDM nya. Bukan hanya memahami orang per orang nya. Tetapi juga bisa membuat mereka melakukan sesuatu untuk komunitas sesuai kemampuan masing-masing secara sukarela. Istilahnya orang yang benar di posisi yang benar. “Right Man on the Right Place.”

Setelah itu terbentuk, lalu membangun kapasitas. Seberapa banyak yang bisa tercurah, itu yang dimanfaatkan dengan optimal. Orang melakukan karena mau melakukan. Tidak ada hubungannya dengan hak ataupun kewajiban karena beramal itu sesuai keikhlasan orang.

Di dalam event ataupun perusahaan apapun, yang terpenting itu marketingnya. Jika tidak ada pendanaan yang masuk lalu apa gunanya manajemen. Maka dari itu, perlu akan adanya pemimpin / CEO yang ahli marketing.

Sehingga mampu membuat orang kesulitan menolak apa yang ditawarkan di produk, event, ataupun kegiatan. Contohnya, dalam event ini, diberi fasilitas berupa hotel, transportasi dan akomodasi ditanggung manajemen. Orang Maluku di gratiskan tiket pesawat pulang-pergi ke tempat yang jarang dikunjungi seperti Solo mana mungkin menolak. Dan juga orang pekanbaru, apalagi orang Madura.

Hal seperti ini bukan hanya menenangkan target dari event, tetapi juga bisa menyenangkan mereka bahkan mungkin melebihi dari harapan (ekspektasi) awal. 


Setelah itu, Shita Laksmi dari Hivos (Netherland) Memberi penjelasan mengenai HAM
Shita Laksmi dari Hivos (Netherland)
Dikarenakan Negara Indonesia menandatangani Perjanjian HAM Internasional, maka diharapkan segala aspek dari pemerintah dan rakyatnya menghormati HAM tiap-tiap orang.

Bagian I, Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights)

Bagian II, Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya (International Covenant on Economic, Social dan Cultural Rights)

Dan dengan update dari perjanjian HAM bulan Juni Tahun 2011, dimasukkan Hak Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender didalamnya, sehingga tidak boleh terjadi kesenjangan ataupun hinaan dengan orang-orang yang orientasinya disebut diatas.

Duta Besar AS Eileen Chamberlain Donahoe kepada Reuters mengatakan
“ Hak untuk memilih siapa yang kita cintai, menghabiskan hidup dengan mereka yang kita cintai adalah hal suci. Selanjutnya kita mengirim pesan tegas bahwa tiap manusia layak mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.”

Tetapi hal-hal ini tak berlaku di Negara-negara Komunis yang tak menandatangani perjanjian HAM Diatas semisal Russia, China, dan beberapa Negara Pecahan Uni Sovyet. Dikarenakan DI Negara tersebut memiliki peraturannya sendiri, diharapkan beberapa wisatawan memahami perturan-peraturan yang ada di Negara tersebut karena dewan HAM PBB tak menjamin keamanan dan keselamatan di Negara yang tak menandatangai perjanjian HAM tersebut.

Dan mengenai ranah Online yang seperti dikuasai oleh beberapa vendor besar seperti Google, nantinya, HUkum HAM yang sudah masuk akan disebarluaskan pemanfaatanya terkecuali di beberapa Negara tertentu yang melakukan blocking terhadap informasi-informasi tertentu sesuai kebijakan di Negara tersebut. 


Selanjutnya, dari Radio Komunitas oleh Bapak Suwarjono dan Akhmad Nasir.
 Guna dan fungsi dari Radio Komunitas beserta proker-proker yang sudah berjalan dijelaskan.

Di sore hari, Hera Laksmi Devi dari XL, menjelaskan mengenai perkembangan industri mobile dan availability sponsorship event.

Disebut fakta bahwa sampai April 2012 Pengguna mobile di Indonesia itu sudah mencapai 80 Juta JIwa dan 40 Juta diantaranya menggunakan mobile dengan kemampuan internet sehingga mereka mengakses internet memanfaatkan perangkat mobile mereka. 40 juta bukan angka yang sedikit yang seharusnya mampu menarik usahawan dan blogger untuk memulai bisnis di ranah mobile internet ini.

Selain itu, penjabaran mengenai availablenya XL untuk mensponsori event –event yang diadakan komunitas, tinggal mempersiapkan proposal yang matang dengan ide yang kreatif, XL siap menyediakan dana untuk ide-ide event yang menarik.

Akhirnya, Malam di hari Minggu berakhir dan waktunya beristirahat.

Solo, senin, 16 April 2012, 08.00- 12.00, Hotel Anugerah Palace

Direktur Aptika menjelaskan tentang akademi berbagi yang menjadi ujung tombak pelatihan teknologi untuk masyarakat dari pemerintah yang bisa dioptimalkan posisinya. Permasalahan pendanaan dan staf pelatihan, Akademi ini tak memiliki batasan, keterbatasannya ada pada akses lokal ke daerah-daerah yang perlu peran serta komunitas setempat.

Mas Sigit, Pandi penggunaan (dot) id. Penggunaan Dot id yang masih minim ini cukup memprihatinkan dimana di Negara Singapura yang penduduknya hanya sekitar 30 Juta saja, sekitar 70% pengguna domain disana menggunakan layanan (dot)sg. Berbanding jauh dengan Indonesia yang hanya sekitar 20% pengguna domain yang terdaftar menggunakan (dot).id

Pemilik saham Detik(dot)com. Berbicara tentang Perusahaan Portal informasi bersaham, Memanfaatkan kepemilikan portal dengan diisi informasi-informasi lokal(daerah) yang aktual dan terupdate skematis. Kepemilikan portal ini bisa disahamkan kepada pengelola sekitar 1%-2% tiap orang dan sisanya dicarikan sponsor yang siap mendanai pekerjaan professional ini. Hanya, ROI (revenue)nya berada dalam kisaran jangka panjang 3-5 Tahun. bBerita lokal yang hangat diharapkan mampu mengedukasi media mainstream. 

Sebagai contoh Amazon membutuh waktu 14 tahun untuk mencapai ROI pertamanya, dan Ebay butuh waktu 4 tahun untuk mencapai ROi pertamanya. Dan sebenarnya, hal-hal seperti ini bisa dimulai dari sekarang dan tak ada salahnya mencoba.

Blontankpoer, Manajemen event. Hutang sewaktu pengadaan Event Solo baru lunas tetapi yang diberi tahu hanya segelintir panitia. Walau begitu, Event yang diadakan, dimata calon sponsorship baru dianggap berhasil sehingga kucuran dana terus mengalir untuk event-event yang diadakan di solo dengan Nama Pakdhe Blonthankpoer sebagai jaminan kesuksesan. Kita perlu memiliki satu minimal di tiap daerah yang mampu berperan seperti Pakdhe Blonthankpoer sehingga tak kesulitan mendapatkan pendanaan.

Hari berakhir dengan makan siang dan persiapan pulang. Uang saku yang diberi untuk mengganti transportasi dari Solo ke Magelang, dan penulis memilih untuk memesan travel dan dijemput. Kesan tentang Kota Solo cukup bagus, makanan cukup enak (penulis merasa bukan orang yang tepat untuk ditanyai mengenai makanan atau minuman karena makan tinggal makan, jarang sekali dirasakan) hanya entah ini terjadi di tempat lain atau tidak, penulis tak begitu suka dengan air mandi di kota Solo. Sama kualitasnya seperti di Surabaya. Tak begitu fresh di tubuh. Berbeda dengan di Magelang terutama Blabak airnya masih segar karena masih langsung dari Lereng Merapi.

Mohon maaf sekiranya terdapat kesalah pahaman akan materi yang dipaparkan pembicara. Sejauh yang penulis mampu, seperti itulah yang penulis paham. Untuk hal lainnya, harap maklum. 




21 Maret 2012

Beach Walk at Sundak


Pantai Sundak


Beach Walk at Sundak, 17-18 Maret 2012
Berada satu pesisir dengan pantai bkk (baron, krakal, kukup) pantai sundak menyajikan pemandangan pantai dengan pasir putih yang tak kalah menawan. Di tempat inilah, kegiatan beach walk yang diadakan oleh glacial berlangsung.
Pantai Sundak dari bukit
Apa itu Beach walk?
Ya jalan-jalan. Tapi jalan-jalannya menyusuri pesisir pantai. Istilah lainnya itu susur pantai. 
Kegiatan yang sering dilakoni adventurer ini digagas untuk kegiatan sma terutama Smansa Magelang pertama kali saat pemilihan pimpinan glacial periode kami berkuasa kala sma 2004-2005. Yang akhirnya, pimpinan terpilih melakukan perombakan di dalam jurnal kegiatan jangka pendeknya dengan menambahkan agenda beach walk yang berasal dari calon lainnya sebagai pengganti dari Tea walk. Not bad as an idea meskipun dulu banyak keraguan muncul karena kegiatan ini akan menjadi yang pertama dengan peralatan, perlengkapan, maupun tenaga terlatihnya yang tak memadai untuk ukuran ekskul sma kala itu.
ADPP VIII
Dan di masa kini terbukti agenda yang mengalami keterlanjutan kehidupan ini menjadi acara yang tidak hanya diminati, tetapi dapat mempopulerkan glacial di mata para siswa Smansa Magelang. Dengan hadirnya 120 peserta ditambah panitia dan alumni, dengan hanya satu Pembina dari kalangan guru diikutsertakan.
Ke g.a.l.a.u.an akan terjadinya kejadian-kejadian yang tak diinginkan tak bisa dihindari.

120 orang man… dan itu anak sma yang kalau boleh saya katakan jelas masih remaja, ababil, unyu munyu. Beruntung tak ada kejadian-kejadian aneh sampai kegiatan berakhir. 
Jagung Bakar
Mainan kartu
Tea Walk
Jalan-jalan menyusuri kebun teh. Agenda ini berlangsung di kala kami masih menjadi newbie di dalam keorganisasian Glacial 2003-2004. Dulu itu kita berkesempatan menyusuri kebun teh Ungaran. Dilihat dari segi kesulitan, sangat jelas lebih sulit Tea Walk daripada Beach Walk. Persiapan yang dilakukan lebih mirip seperti persiapan pendakian gunung, karena medannya yang menanjak dan berliku. Sementara Beach walk, pakai sandal dan jas hujan saja sudah cukup (hanya walkingnya saja), untuk melewati medan pasir yang sebenarnya berat.

Glacial
Dari segi bahasa itu berarti interval waktu/jarak yang berlangsung selama ribuan tahun di dalam zaman es yang ditandai dengan suhu dingin dan perubahan gletser. (Wikipedia)

Disingkat
Gladioool Pecinta Alam. Dari segi formalitas merupakan organisasi ekstrakurikuler yang menitikberatkan pada kegiatan adventuring (berpetualang), dan pembelajaran mengenai hal-hal yang dibutuhkan untuk berpetualang itu sendiri seperti Survival (bertahan Hidup), PAB (Pengamatan Alam Bebas), Mountaineering (Segala teknis pendakian dan penggunaan peralatan), opo maneh yo, lali je.

Glacial semula terbentuk dari sekumpulan sahabat yang peduli akan alam dan berusaha melestarikan alam sekaligus sebagai penikmat segala keindahannya. Segala ideologi tentang pelestarian alam banyak saya dapatkan ketika berada dalam organisasi ini dulu. Seperti membiarkan makhluk hidup lain hidup sebagaimana wajarnya, menginjak rumput tidak dengan alas kaki, mengambil sampah dan membuang pada tempatnya, peremajaan alam, dan juga kawan-kawan dengan berbagai karakter yang membuat saya khususnya ingin mengulang masa-masa yang telah terlewati dulu. 

The only one

Kembali ke Beach Walk at Sundak, 17-18 Maret 2012

Sekian lama vakum dari kegiatan glacial. (jebolan 2006 sampai 2012) Saya akhirnya menghadiri juga acara yang diberitahu secara dadakan ini. Ternyata eh ternyata, kawan-kawan lama saya makin menawan (=dibalik) bukan hanya dari segi bahan pembicaraan tetapi juga “itu” (mindset)

Kami berkumpul di tempat salah satu kawan, lalu berangkat menuju Sundak pukul 16.00, 17 Maret 2012.
3 jam perjalanan dari Jogja menuju Pantai Sundak. Sampai disana sekitar pukul 19.00. Kami disambut cukup meriah oleh Pembina dan alumni muda yang mengingat-ingat masa-masa kita (alumni) entah semasa sma ataupun selepas sma. Candaan-candaan yang menjurus dan “itu” yang berubah menjadikan suasana meriah melewati tengah malam. Kita bermain kartu, guyon, sedikit serius mengenai pembangunan wall climbing yang stack, dan juga pembicaraan mengenai bagaimana meng-enterpreneur-kan glaciers yang masih menjabat.

Iklim pantai di malam hari itu unik buat saya, Dingin karena semilir angin tetapi tak cukup membuat tubuh ini kedinginan. Walau kawan yang lain mengenakan jaket, saya belum memerlukan penghangat tubuh itu.(kapan lagi ngrasain iklim kayak gini coba). Buat saya, tubuh kedinginan itu kalau sudah menggigil seperti keadaan di puncak gunung. Lah di pantai sundak tak dingin-dingin amat.

Di malam hari itu, panitia mengadakan api unggun, ditambah dengan acara random dengan bola, dan yang mendapat bola itu tampil di depan. Terlihat anak-anak sma yang masih unyu munyu, ragu bimbang bin galau. ( inget masa sma dulu yang tak jauh berbeda).
Senam sebelum jalan


Pagi harinya, acara susur pantainya dimulai. Melewati 3 pesisir pantai, sampainya di tempat tujuan. Sementara peserta bermain dengan game yang diadakan panitia, kami alumni bersama satu-satunya Pembina ngobrol ngetan ngulon. Dikarenakan Pembina lainnya sedang ada acara mengetuk organ (walau ra nggenah juga mengetuk tuts organ katanya). Ada satu fakta yang tak terbantahkan dimana di sma, hampir tiap kelas itu perbandingan lelaki dan wanitanya sudah mencapai 1:3. Tampak juga di jumlah peserta yang mayoritas wanita, mungkin sekitar 90 an dengan lelakinya hanya 30 an. Kiamat semakin dekat, walah…

Pantai Sundak


glc 2012


Saya memperhatikan satu siswa lelaki, benar-benar memanfaatkan acara ini untuk kenalan dengan sekitar 10 siswi yang menawan satu-per satu. Yang namanya usaha, segala lagu dipakai. Mumpung masih muda juga mungkin. Walah…

Mentari menjulang memamerkan cahayanya, kita beranjak kembali ke perkemahan. Berkemas-kemas membungkus doom dan lain-lain. Setelah makan siang, rombongan pun beranjak pulang dengan 2 bus yang sudah disiapkan. (ingat zaman dulu yang setiap acara menyewa truk, masa kini perbandingannya jauuuh). 
It’s the end. Salam lestari. Artikel ini ditulis sebagai pengingat saja.
Berkemas-kemas
Alat Transportasi
Photos on the courtesy of Mr. Tatak (pembina)



01 Maret 2012

Cat Kayu

Cat Kayu dan Tiner


Cat Kayu
Pekerjaan pengecatan kayu ini berada dalam list Pekerjaan Finishing. Termasuk bagian paling akhir dalam periode pembangunan.

Daftar Pekerjaan Finishing:
Penataan Halaman
Pengecatan kayu
Pengecaan Logam

Metode pengecatan kayu dibagi menjadi dua, dioles menggunakan kuas ataupun disemprot memanfaatkan  compressor.

Metode Oles:
Hanya efektif menggunakan cat kayu padat yang mengubah warna dan menutup tekstur kayu.
Tahan Lama untuk penggunaan Eksterior.

Metode Semprot:
Efektif mengunakan cat kayu transparent yang tak mengubah tekstur kayu
Seperti
1.    Politur. Cat transparent jenis ini paling dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dulu karena mudah digunakan dan dapat diaplikasikan untuk eksterior maupun interior.
2.    Melamik. Berpenampilan lebih halus daripada politer dan lebih tahan terhadap noda karena pori-porinya lebih tertutup tapi tak tahan UV. Sehingga dapat digunakan untuk interior saja.
3.      Polyurethane. Menghasilkan permukaan yang rata dan tidak mengubah warna dasar kayu. Cat ini tahan terhadap benturan, tidak mudah retak dan jika bernoda, mudah dibersihkan.
4.    Nitro Cellulose. Cat jenis ini tampilannya tipis sehingga terlihat natural, tak mengkilap, tak berbau, cepat kering.
5.    Akrilik. Cat akrilik biasanya digunakan untuk menampilkan warna muda (putih, pastel), dikarenakan kejernihannya, tahan benturan dan nda karena mampu menutup pori-pori kayu.

Kisaran Harga cat kayu:
Cat kayu padat AVIAN Rp 39.000
Tiner: Rp 16.000
Untuk pengerjaan cat kayu transparan menggunakan compressor, beberapa tenaga kerja daerah jawa tengah siap-sedia untuk harga dalam kisaran Rp 200.000- Rp 400.000/ Hari.


15 Februari 2012

LMSP 2012

LOMBA MENULIS dan SEMINAR PENDIDIKAN 2012
Lomba Menulis dan Seminar Pendidikan 2012



Komunitas Blogger Magelang duwe gawe( punya acara). Lomba Menulis dan Seminar Pendidikan 2012 disingkat LMSP 2012.  Kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin tahunan sejak 2010 ini diadakan kembali pada tahun 2012 di Magelang.

Sekilas Mengenai Komunitas Blogger Magelang.
Komunitas Pendekar Tidar adalah salah satu komunitas blogger yang ada di Magelang. Meski mengusung nama Magelang, tetapi tak sedikit dari anggotanya yang tidak tinggal di Magelang. Beberapa memang tinggal danstandby di Magelang dengan posisi dan perannya masing-masing.
Meski jauh di perantauan, tetapi para anggotanya tidak lantas tak peduli dengan kemajuan Magelang. Justru yang terjadi adalah sebaliknya, sangat memperhatikan dan mengusahakan demi kemajuan Magelang dalam berbagai aspek, termasuk tentu saja pendidikan dan penyebarluasan informasi.

Mengusung Tema “Membaca Alam Membaca Kalam”, Para pelajar SMP-SMA se Kota dan Kabupaten Magelang dipersilahkan menuangkan ide kreasinya berupa tulisan dalam Lomba Menulis mengenai berbagai macam hal yang berkaitan dengan membaca

Di era informasi ini, aktivitas membaca benar-benar dipermudah dan dimanjakan dengan teknologi yang membuat orang-orang bisa membaca dimana saja. Tak hanya membaca Koran, Buku, Majalah, Peristiwa, bahkan ketika login facebook, twitter, blog, kompasiana pun kita disuguhi status, tweet, note, blog, dan bahan bacaan lain yang sengaja atau tak sengaja, kita akan tetap membacanya. 

Bentuk buku-pun tidak melulu dari kumpulan lembaran kertas karena saat ini sudah tersedia buku elektronik yang disebut e-book yang terintegrasi dengan berbagai perangkat mobile, Kindle Fire contohnya.

Maka dari itu, Tema lomba kali ini tak jauh-jauh dari aktivitas membaca yang nantinya para pelajar sebagai duta pendidikan  mampu menuliskan sumber informasi bacaan bagi dunia yang lebih luas. Sebagai reward, karya dari teman-teman pelajar ini selanjutnya akan dijadikan buku dan diterbitkan melalui nulisbuku.com. Selain itu, peserta lomba yang beruntung meraih juara juga akan mendapatkan trophy, piagam penghargaan dan juga uang pembinaan. 

Jadi tunggu apalagi, beritahu sanak saudara, kawan, tetangga yang berdomisili di Magelang dan berstatus pelajar SMP dan SMA untuk mengikuti lomba menulis ini. 

Pusaka Dibalik Pustaka, Seminar Pendidikan 2012

Tak cukup hanya pelajar yang menjadi sasaran pengembangan pendidikan, lantas diadakan juga seminar dengan sasaran para praktisi pendidikan, termasuk diantaranya guru, orang tua, mahasiswa, , pelajar, pemerhati pendidikan,dan masyarakat pada umumnya.  Mengusung Tema Besar “Revitalisasi Budaya Membaca di Era Informasi”, Materi akan dibawakan oleh beberapa narasumber yang secara umum berkompeten di bidang baca-membaca.

Ringkas kata, berikut ini jadwal secara umum pelaksanaan rangkaian Lomba Menulis dan Seminar Pendidikan 2012:

Lomba Menulis : 19 Maret – 14 April 2012
Seminar Pendidikan06 Mei 2012 (Gedung Wanita Jl. Veteran No.4 Kota Magelang)

Info selengkapnya tinggal klik Lomba menulis, Seminar Pendidikan, atau  Komunitas Blogger Magelang diatas yang mengarah ke Pendekartidar.org

Oleh: Koordinator Publikasi.

Diberdayakan oleh Blogger.

 
Cheap Web Hosting | new york lasik surgery | cpa website design